mig33 gorontalo bc

from Basecamp
 
HomeCalendarFAQSearchRegisterLog in
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Latest topics
» <<<MAKSUD HATI KLIK KILL ALL,APA DAYA HANYA LEAVE ALL>>>
Sun Sep 26, 2010 12:17 am by kakan9.prabu

» aksi sang admin h0wden
Mon Oct 19, 2009 8:51 pm by brandals

» anehhhhhhhhhhhhhhh...........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Mon Aug 17, 2009 12:18 pm by Avatar_507

» SEPAK TERJANG ADMIN DI RUM GORONTALO BC
Sat Aug 08, 2009 11:25 pm by ghospel

» admin dot.care di kick ama admin room
Sun Jul 12, 2009 6:38 pm by brandals

» MUSISI/BAND/ARTIS FAVORIT KAMU...?
Wed Jul 08, 2009 10:33 am by dark-goths

» SAHABAT
Tue Apr 14, 2009 11:48 am by b_zheyn18

» MET ULTAH..BOIM....
Wed Apr 08, 2009 10:54 am by riberyndra_cool

» Memukul Suami
Thu Apr 02, 2009 3:11 am by yu.asa

Top posters
e_major (567)
 
kakan9.prabu (556)
 
rekza33 (501)
 
Avatar_507 (442)
 
Libas_bc (390)
 
wet_cat-kucing_basah (389)
 
netcraft (338)
 
yu.asa (326)
 
inggrid_fairly (275)
 
thapurple (230)
 
Motto hari ini

chat box

Basecamp

October 2017
MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     
CalendarCalendar

Share | 
 

 Refleksi Banjir Di Gorontalo

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
kakan9.prabu
Administrator
Administrator
avatar

Male
Number of posts : 556
Age : 32
Location : Gorontalo City
Job/hobbies : Jurnalist / C8
Mig33 Username : kakan9.prabu
Warning :
0 / 1000 / 100

Registration date : 2008-09-06

PostSubject: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Thu Sep 11, 2008 3:13 am

Selamat Datang Hujan, Selamat Datang Banjir…

Selamat datang hujan. Jika ada mahluk yang merasa paling bahagia terhadap kehadiranmu, hampir bisa dipastikan, mereka bernama anak-anak. Di matanya, kau berarti sebuah kesenangan alias Entertainment gratis dari Sunatullah alam.
Meski kau hanya turun beberapa jam saja, alangkah senang mereka menyambutnya, ada yang berkejaran di jalan sambil telanjang dada, bermain sepeda-sepedaan, atau setidaknya menyobek buku pelajaran lalu melipatnya jadi perahu kertas, untuk dimainkan di genangan atau saluran air depan rumah. Tapi kini kau turun terlalu over, kau telah masuk menggenanggi rumah kami, sekaligus menggenangi ingatan anak-anak kami kelak, bahwa air, bagaimanapun menyenangkannya, suatu ketika dapat menjelma menjadi sesuatu yang mengancam.
Selamat datang hujan. Jika sudah turun berhari-hari, jelas kau banyak meresahkan. kami seperti dihantui sebuah kutukan, dan kami sebut namamu sebagai banjir, bencana yang abadi namanya dalam kitab suci, sebagai peringatan (sekaligus hukuman) Tuhan bagi umatnya yang lena lagi lupa sebagai mahlukNya.
Untuk yang kesekian kalinya, kau hadir kembali dalam rentang waktu yang cukup cepat, bahkan secepat kami menjadikanmu tertuduh dan terdakwa, sebagai sumber wabah dan petaka. Dakwaan itu biasanya hanya berakhir dengan pertanyaan sentimental yang itu-itu lagi, yakni soal adilkah manusia terhadap alamnya, atau adilkah Tuhan bagi umatNya...?
Tapi lagi-lagi hal ini sudah terlanjur menjadi alasan yang terlalu klasik untuk dikemukakan, bahwa jangan-jangan ia hanya menjadi pembalut dalam pikiran dan wacana kita tanpa pernah meresap ke dalam hati untuk kemudian dihayati dan dilakoni.
Selamat datang hujan, Berhari-hari kau turun hingga menggenangi bumi kami tercinta. Kau membuat kabupaten dan kota kami yang terdiri dari beberapa kecamatan tergenang, kau menggenangi kecamatan yang terdiri dari beberapa kelurahan dan desa kami, menggenangi rumah kami, sawah kami, sekolah kami, jalan raya kami, tambak-tambak kami, pertokoan kami, rumah sakit kami, kompleks pekuburan kami, bahkan hingga ke jiwa kami.
Selamat datang banjir, kau kini mengisi berita-berita di televisi hampir setiap menit, tidak mau kalah saing dengan gencarnya berita para pejabat yang korupsi dan kisah kawin cerainya selebriti. Lagi-lagi kau datang kali ini dengan cerita yang sama, cerita yang juga masih kita sambut dengan ekspresi yang itu-itu juga, apalagi kalau bukan duka bin nestapa.
Selamat datang banjir, gara-gara kamu, kami tersendat dari pekerjaan, kesenangan dan ketenangan, Tapi doa kami seolah-olah hendak menjebol langit, mencari-cari tangan Tuhan yang maha penolong, kami berdoa bersama, meski dalam hening dan renung yang berbeda-beda. Dalam derita berjama’ah, kami kembali ingat dan sadar, meski sebelumnya harus melalui ritual bencana alam dulu.
Selamat datang hujan, selamat datang banjir. Kau turun merata pun tidak pilih-pilih kasih, kau genangi rumah-rumah orang miskin dan orang kaya. Sungguh adil, solider benar kau kali ini. bisakah kami belajar dari keadilan dan rasa solidaritasmu itu? Tunggu dulu, sebab rasa-rasanya sekarang kami sempat melihat rasa solidaritas itu walau hanya sekilas.
Rasa-rasanya solidaritas itu, juga sibuk berseliweran ke sana kemari, mereka berhenti di setiap posko atau titik-titik keramaian, sambil menurunkan kaca mobilnya perlahan, lalu membagi-bagikan aneka bantuan. Sekilas ada pula yang iseng (baik pura-pura iseng atau iseng betulan) membagi-bagikan kalender “bermerk” pada kami. Maka dengan penuh takjub dan haru izinkanlah kami berdoa: ”Semoga rasa solidaritas terus memberikan solidaritasnya, bukan hanya saat-saat banjir atau bencana alam lainnya. Semoga solidaritas itu terus dibagi-bagikan pada kami, semudah mereka memberikan kalender-kalender “bermerk” itu. Amien..”
Selamat datang hujan, selamat datang banjir. Kalender-kalender “bermerk” itu dibagikan, seolah-olah kami ini sudah pikun atau imsonia dengan nama hari, tanggal, bulan, dan tahun yang tidak terasa begitu cepat berlalu. Kami memajang kalender itu di dinding-dinding rumah kami (lumayan, mumpung gratis he..he..he.) Dinding-dinding rumah kami kemudian berhiaskan janji-janji atau slogan tentang kesejahteraan. Begitulah .. namanya juga perhiasan, tentu ia terlalu mahal dan mewah untuk bisa kami mengerti .
Selamat datang hujan, selamat datang banjir, kedatanganmu kami sambut, seperti kami menyambut hari-hari yang besar. Dengan demikian penuhlah doa-doa di penjuru langit. Kabulkanlah ya Tuhan..inilah doa-doa kami yang penuh dengan pengharapan: “ Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin, Semoga hari besok lebih baik dari hari ini, Amien ”
Back to top Go down
View user profile
e_major
GUBERNUR
GUBERNUR
avatar

Male
Number of posts : 567
Age : 31
Location : makassar daeng city
Job/hobbies : blogger, fs overlayer, music lover, and mahasiswa
Mig33 Username : e_major, hendra_bassist, jaz88
Warning :
2 / 1002 / 100

Registration date : 2008-09-12

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Tue Dec 23, 2008 3:42 am

NI KANG SALAH POST ATO APA YA??
DEPE ANEH TPI NYATA DMANA?
Back to top Go down
View user profile http://fadly-world.blogspot.com
kakan9.prabu
Administrator
Administrator
avatar

Male
Number of posts : 556
Age : 32
Location : Gorontalo City
Job/hobbies : Jurnalist / C8
Mig33 Username : kakan9.prabu
Warning :
0 / 1000 / 100

Registration date : 2008-09-06

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Fri Dec 26, 2008 9:49 am

Dulu banjir merupakan satu keanehan bagi Gorontalo, tapi sekarang sudah merupakan kenyataan yang harus diterima bro. Terkait banjir, qta menemui banyak keanehan koq. Buktinya, semua orang menuntut pemerintah untuk menanggulangi banjir. Ketika Pemda menawarkan solusi kanal, malah ditolak mentah2 oleh sebagian warga. Yang lebih aneh lagi, diera demokrasi saat ini malah ada tindakan Kebijakkan Mutlak yang harus diikuti oleh seluruh tumpah darah Gorontalo terkait penangulangan banjir. Bukannya duduk bersama dan bermusyawarah demi kebaikan bersama. 1 keanehan lagi, negeri ini (Gorontalo) dipenuhi oleh org2 pintar, bijak, agamawan, tapi tak mampu memperlihatkan kecerdasan emosi dan kecerdasan spritualitas baik dalam penanggulangan solusi banjir maupun hal2 lainnya. Dari hal besar hingga hal yang kecil sekalipun.
Satu hal yang aneh, namun mesti diterima sebagai Kenyaatan bro


Semoga kita bisa menjadi orang2 yang bijak demi kebaikan ranah ini


_________________

...Negeri ini tidak dibangun dengan tahta,
melainkan melalui pengorbanan para Ksatria dengan Keringat, Darah dan Tetesan Air Mata
Back to top Go down
View user profile
e_major
GUBERNUR
GUBERNUR
avatar

Male
Number of posts : 567
Age : 31
Location : makassar daeng city
Job/hobbies : blogger, fs overlayer, music lover, and mahasiswa
Mig33 Username : e_major, hendra_bassist, jaz88
Warning :
2 / 1002 / 100

Registration date : 2008-09-12

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Wed Dec 31, 2008 3:40 am

owww...oke.. bro
biasanya kan bo poto2...
wookeeehh

:sup:
Back to top Go down
View user profile http://fadly-world.blogspot.com
Libas_bc
BUPATI
BUPATI
avatar

Male
Number of posts : 390
Age : 29
Mig33 Username : Libas_bc
Warning :
0 / 1000 / 100

Registration date : 2008-12-10

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Fri Jan 02, 2009 9:07 am

Banjir........ monduhu banget monduhu banget monduhu banget


Asiiiiiik........maen aer age..... monduhu banget monduhu banget monduhu banget



Wakakakakkakakkakakakak ketawa ketawa ketawa
Back to top Go down
View user profile
Avatar_507
WAKIL GUBERNUR
WAKIL GUBERNUR
avatar

Male
Number of posts : 442
Age : 28
Location : limutu city
Job/hobbies : chatt mig33
Mig33 Username : ll_u-n-g-u_ll
Warning :
0 / 1000 / 100

Registration date : 2008-11-17

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Mon Feb 16, 2009 3:00 pm

Wink Wink Wink ujannnnn
Back to top Go down
View user profile
Avatar_507
WAKIL GUBERNUR
WAKIL GUBERNUR
avatar

Male
Number of posts : 442
Age : 28
Location : limutu city
Job/hobbies : chatt mig33
Mig33 Username : ll_u-n-g-u_ll
Warning :
0 / 1000 / 100

Registration date : 2008-11-17

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Sat Feb 21, 2009 6:25 am



BEGINILAH KALO BANJIR DIGORONTALO Crying or Very sad Crying or Very sad
Back to top Go down
View user profile
Avatar_507
WAKIL GUBERNUR
WAKIL GUBERNUR
avatar

Male
Number of posts : 442
Age : 28
Location : limutu city
Job/hobbies : chatt mig33
Mig33 Username : ll_u-n-g-u_ll
Warning :
0 / 1000 / 100

Registration date : 2008-11-17

PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   Sat Feb 21, 2009 6:29 am



10 OKTOBER 2008
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Refleksi Banjir Di Gorontalo   

Back to top Go down
 
Refleksi Banjir Di Gorontalo
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
mig33 gorontalo bc :: Aneh tp nyata bo-
Jump to: